Proses sertifikasi guru yang tidak jelas mengakibatkan guru-guru berlomba-lomba untuk mendapatkan sertifikasi dengan acuan bahwa gaji yang akan diterima menjadi dua kalilipat dari gaji yang diterima sekarang, sungguh ironis sekali orang-orang pintar karena berkat jasa-jasa mereka, tetapi apa imbalan yang didapat oleh para guru kita untuk meningkatkan taraf hidupnya pun sungguh benar-benar sulit sekali, apalagi kalau guru yang sudah lama mengabdi tetapi belum diangkat sebagai PNS, benar-benar kejam negara ini sudah biaya sekolah membumbung tinggi kesejahtraan para gurunya pun sangat-sangat diragukan
saya ingin menghitung-hitung gaji guru yang memiliki golongan IV ternyata gaji nya hanya kisaran 2 – 3 juta perbulan untuk menghidupi keluarganya pun untuk zaman sekarang mungkin sudah sulit, ditambah lagi dengan membiayai anak nya untuk sekolah dan apalagi yang kuliah, dari mana mereka dapat uang untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya, pantas saja ada guru yang menjadi tukang beca, tukang ojek untuk mendapatkan penghasilan tambahan
mudah-mudahan kedepan kesejahtraan guru-guru kita bisa lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah










mbo pemerintah nggak usah egois dong!!!, maunya enaknya sendiri, gimana nggak: gaji DPR naik terus padahal mereka dapat bayaran terus apalagi kalau ada rapat ini itu, bukan main nambahalah uang sakunya, giliran guru udah kerjanya banyak, makan ati klau liat siswanya yang susah diatur, giliran NIlai uan anajlok dapat kritikan sana-sini, nasip nasip gajinya uhhhhh………..ngenes buanget nggak cukup untuk makan!!! gimana mau manju pendidikan kita , kalau pemerintah cuma mengimingi-imingi doang mau mensejahterakan guru.
Setuju banget. Guru yang menjadi “penarik gerbong” masa depan generasi anak-anak bangsa negeri ini harus memiliki penghasilan yang layak untuk hidup dari profesinya. Bagaimana mungkin seorang guru bisa menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, melakukan evaluasi dan tindak lanjutnya kalau mereka masih dibebani oleh berbagai persoalan mengurus masalah perut dan urusan dapur? Nah, kenapa gaji guru di Indonesia demikian rendah jika dibandingkan negeri jiran kita? Coba, tanya kenapa? He-he-he. Salam kenal, kalau sempat mapir ke blog-ku, ya? Trims.
Y… jd manusia jg jgan terlalu nuntut kaliya…
walaw bagaimana pun kita menjadi besar seperti sekrng jg karna jasa guru, emang kita tau apa yg di alami guru kita saat ini??? So… klo hti kita tergerak, lakukan lah hal yg paling mudah, nengokin guru kita bareng2 kali y…
pasti dah senang. Semangat lah membangun bangsa lebih baik dengan memper baiki moral diri sendiri dan orng sekitar yang kita sayangi. smangat!!!!