Pada akhir bulan mei 2007 membuka rekening dibank mandiri yang sedang mengadakan pameran di Bandung Super Mall, karena terpikat dengan hadiah yang ditawarkan berupa mug lucu bertuliskan bank mandiri, rencananya buku tabungan dikirim ke cabang bank mandiri terdekat dengan tempat tinggal ku, sewaktu proses pengambilan buku tabungan dan kartu atm mandiri ternyata  buku dan kartu atm nyasar ke cabang lain dan bolak-balik konfirmasi akhirnya dapet juga buku tabungan dan kartu atmnya dengan proses yang susah payah.

setelah beberapa hari ternyata ATM belom bisa digunakan karen belom ada konfirmasi dari cabang yang dititipi buku dan kartu atm, akkhirnya telpon ke cabang pembuka rekening, malahan disuruh datang ke cabangnya dengan membawa buku dan atm untuk diaktifkan, sama saja bohong dong kenapa harus dititipkan kecabang lain kalau prosesnya demikian, setelah bernegosiasi yang panjang dan dengan nada emosi tinggi barulah permohon pengaftipan kartu mandiri dikabulkan oleh cabang pembuka rekening.

Esok harinya sekedar akan mecoba kartu mandiri dengan cara debit mandiri, dibengkel motor ternyata saldo yang ada tidak bisa digunakan karena harus ada sejumlah saldo yang mengendap dan rule ini belom disosialisasikan pihak bank dan yang paling bikin aku jengkel adalah sudah kartu ditolak kena charge pula sialan, kenapa juga harus ditolak wong saldo masih mencukupi dan akhirnya pun membayar administrasi lain-lain juga, ini sih udah malu sama toko yang kita gunakan debit mandiri diganjar hukuman lagi dari pihak bank, dengan pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Akhirnya sudah malas lagi bertransaksi dengan bank mandiri dan rencana semua akses ke bank mandiri berupa kartu kredit dan tabungan akan saya tutup, dan mungkin saya akan kembali lagi menggunakan jasa bank Central Asia (BCA) untuk mendukung bisnis dan pengelolaan keuangan ku selamat datang BCA<< alah promosi BCA neh