seagames2007-cov.jpgTurut prihatin juga dengan perolehan mendali Indonesia dia ajang Sea Games, setelah dikejutkan dengan target dari KONI yang menargetkan bahwa perolehan mendali hanya pada peringkat ke-4 dan dibuktikan dengan teman-teman atlit yang ternyata seret mendapatkan mendali di ajang SEA Games , apakah ada yang salah dengan pembinaan para atlit sekarang ini dan apakah para atlit Indonesia kekurangan motivasi dalam mengikuti Sea Games sedangkan bonus yang berlimpah telah menanti mereka jikalau mendapatkan prestasi.
Sungguh ironis sekali bila dibandingkan dengan para atlet yang hidup dijaman dulu, dimana dengan berbekal motivasi untuk mengharumkan nama Indonesia dikancah International bisa membuktikannya dengan seringnnya menjadi juara Umum dalam perhayatan akbar olahraga Asia Tenggara ini, dan apa yang mereka dapatkan apakah uang dan bonus yang berlimpah seperti sekarang ? kayanya ngga deh, ini bisa dilihat dimana para pemegang mendali pada arena olahraga itu mungkin dengan berat hati menjual mendalinya untuk biaya hidup diakhir pensiunnya suguh-sungguh jauh sekali dengan taraf hidup para atlet yang hidup pada masa sekarang yang mungkin sebagai atlet bisa dijadikan sebagai profesi.
Mungkin memang zaman telah berubah dimana tingkat motivasi yang diukur dengan uang tidak bisa mengalahkan motivasi yang ditimbulan karena kecintaan rela berkorban untuk Nusa dan Bangsa, tetapi permasalahan ini ditimbulkan pembinaan atlet yang tidak sesuai prosedur bahkan yang membuat menggelitik lagi adalah dimana ketua sebuah organisasi olahraga yang begitu bergengsi dipinpin dari balik jeruji penjara dan tidak memiliki rasa malu dengan teguran dari organisasi dunia, mungkin ini yang membuat Indonesia terjun bebas terpuruk dan makin terpuruk lagi, hanya doa yang dapat kita berikan agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan